Inilah Penyebab Fuad ‘Bloso’ Akhirnya Mantap Bergabung dengan ISMABA
ISMABA OFFICIAL - Gelombang dukungan terhadap Ikatan Sosial Masyarakat Benyawakan (ISMABA) terus menguat. Kali ini datang dari Fuad, warga Benyawakan RT 04, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang yang akrab disapa Bloso, yang secara resmi menyatakan diri bergabung sebagai relawan ISMABA pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Keputusan Fuad untuk bergabung bukanlah keputusan yang datang secara tiba-tiba. Ia mengaku sudah cukup lama mengamati berbagai kegiatan sosial yang dilakukan ISMABA di tengah masyarakat.
“Saya sudah lama memperhatikan bagaimana ISMABA bergerak membantu warga. Mulai dari sumber dana sosialnya sampai pelayanan kepada masyarakat,” ujar Fuad.
Menurutnya, berbagai program sosial yang dijalankan ISMABA terbukti nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program santunan bagi warga yang meninggal dunia hingga bantuan untuk anak yatim menjadi salah satu program yang ia nilai sangat luar biasa.
“Mulai dari santunan kematian sampai santunan yatim, semuanya saya lihat sangat bagus dan benar-benar membantu warga,” katanya.
Namun yang paling membekas di hati Fuad adalah pelayanan Mobil Siaga ISMABA. Ia bahkan pernah merasakan langsung bagaimana relawan ISMABA memberikan pelayanan dengan penuh kepedulian saat dirinya membutuhkan bantuan.
“Pelayanan Mobil Siaga ISMABA ini benar-benar luar biasa. Saya sendiri pernah dibantu. Bahkan relawan menunggu saya di rumah sakit dari habis Magrib sampai Subuh. Saya benar-benar dilayani dengan sangat baik,” ungkapnya.
Tak hanya soal pelayanan sosial, Fuad juga mengaku kagum dengan sistem organisasi ISMABA yang dinilainya tertata rapi dan transparan.
Menurutnya, ISMABA dikelola dengan sistem organisasi yang jelas, memiliki aturan AD/ART, program kerja yang terarah, serta laporan keuangan dan kegiatan yang bisa diakses secara terbuka oleh masyarakat.
“Di ISMABA juga tidak ada iuran wajib yang memberatkan relawan atau warga. Cara mengelola organisasinya juga sangat bagus, semuanya jelas dan transparan,” jelasnya.
Dengan berbagai pengalaman dan pengamatannya tersebut, Fuad akhirnya mantap untuk menjadi bagian dari gerakan sosial ISMABA.
“Pokoknya menurut saya ISMABA sangat bagus. Itu yang membuat saya yakin dan akhirnya memutuskan untuk bergabung,” tutup Fuad.
Bergabungnya Fuad diharapkan semakin memperkuat barisan relawan ISMABA dalam menjalankan berbagai misi sosial, mulai dari pelayanan kemanusiaan, santunan sosial, hingga berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat Benyawakan dan sekitarnya.
