Krisis Pengurus Jenazah Teratasi! ISMABA Salurkan Tunjangan Ramadan di Harlah Perdana

ISMABA OFFICIAL - Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-1 Ikatan Sosial Masyarakat Benyawakan (ISMABA) menjadi momen penuh makna. Tidak sekadar perayaan seremonial, ISMABA menunjukkan komitmennya terhadap pelayanan sosial dengan memberikan tunjangan Ramadan kepada para pengurus jenazah warga Benyawakan.

Dana tunjangan tersebut berasal dari sumbangan ikhlas masyarakat Benyawakan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap para pengurus jenazah yang selama ini berkhidmat tanpa pamrih.


Krisis Personel Pengurus Jenazah

Sebelumnya, jumlah pengurus jenazah di Benyawakan mengalami penurunan signifikan. Dari enam orang yang terdiri dari tiga perempuan dan tiga laki-laki, kini sempat tersisa hanya dua laki-laki dan satu perempuan. Sebagian pengurus telah wafat, sementara lainnya sudah uzur dan tidak lagi mampu menjalankan tugas.

Melalui musyawarah antara ISMABA dan warga, disepakati penambahan personel untuk melengkapi kekurangan tersebut. Untuk pengurus laki-laki, ditunjuk Bapak Duni (RT 03). Sedangkan untuk pengurus perempuan, ditambahkan Ibu Salimah (RT 05) dan Ibu Ikoh (RT 06).

Kini, susunan pengurus jenazah Benyawakan telah kembali lengkap, yaitu:

  • Laki-laki: Bapak Usup, Bapak Duni, dan Bapak Marta
  • Perempuan: Ibu Alwiyah, Ibu Salimah, dan Ibu Ikoh


Bentuk Apresiasi dan Dukungan Warga

Ketua ISMABA menyampaikan rasa syukur atas kelengkapan kembali tim pengurus jenazah. Ia menegaskan bahwa menjadi pengurus jenazah bukanlah tugas yang mudah dan tidak semua orang mampu melaksanakannya.

“Pengurus jenazah adalah profesi mulia yang tidak semua orang bisa menjalankan. Karena itu, kita perlu mengapresiasi. Melalui musyawarah dengan warga, kita sepakat memberikan tunjangan Ramadan sebagai bentuk dukungan dan perhatian masyarakat,” ujarnya.

Dari hasil penggalangan dana sukarela warga, terkumpul dana sebesar Rp2.145.000. Dana tersebut disalurkan kepada enam orang pengurus jenazah, masing-masing menerima Rp350.000. Adapun sisa dana sebesar Rp45.000 dimasukkan ke kas ISMABA untuk mendukung kegiatan sosial lainnya.


Harapan Menjadi Program Tahunan

Pemberian tunjangan ini diharapkan tidak hanya menjadi program insidental, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bentuk kepedulian kolektif masyarakat terhadap para pelayan sosial di bidang pengurusan jenazah.

Semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi ruh ISMABA kembali terlihat nyata dalam Harlah ke-1 ini. Dari warga, oleh warga, dan untuk warga — ISMABA terus berupaya menjadi ruang kebersamaan dan solidaritas sosial bagi masyarakat Benyawakan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel